malasuih

malasuih
nyantai

Rabu, 05 September 2012

GURU SEBAGAI PROFESI




GURU SEBAGAI PROFESI

A.    Pendahuluan
    Pada bagian ini akan dibahas mengenai harkat dan martabat guru khususnya guru diindonesia,  seorang guru harus bias memahami bagaimana harkat dan martabat seorang  guru, dan seorang guru juga harus mempunyai kompetensi untuk menunjukkan keprofesionalnya, guru juga harus bisa memahami organisasi dan kode etik guru di Indonesia dan juga bisa memahami, menghayati dan mengenalkan sikap profesionalnya.

B.    Materi
1.    Hakekat dan martabat guru
Guru yang ideal dan profesional merupakan dambaan setiap insan pendidikan, sebab dengan guru yang profesional diharapkan pendidikan menjadi lebih berkualitas. Apabila penghargaan terhadap guru tersebut tidak memadai, Maka harapan atau idealisme di atas, bukan merupakan pekerjaan yang mudah. Hal ini berkaitan erat dengan penghargaan masyarakat atau negara terhadap profesi guru. Negara-negara maju memberikan penghargaan yang lebih kepada guru dibanding dengan Indonesia

2.    Kompetensi guru
Inti dari pendidikan adalah interaksi antara pendidik (guru) dengan peserta didik (murid) dalam mencapai tujuan-tujuan pendidikan. Pendidik, peserta didik dan tujuan pendidikan adalah komponen-komponen pendidikan yang esensial (utama). Ketiga komponen pendidikan ini membentuk suatu segitiga, yaitu jika hilang salah satu komponennya, maka akan hilang hakekat dari pendidikan itu.
Sebagai pendidik, tugas guru pada dasarnya adalah mendidik, yaitu membantu anak didik mengembangkan pribadinya, memperluas pengetahuannya, dan melatih keterampilannya dalam berbagai bidang. Untuk melaksanakan tugasnya ini dengan baik (efektif), ada sejumlah kemampuan yang harus dimiliki oleh guru. Kemampuan yang harus dimiliki guru itulah yang dengan disebut kompetensi guru.
Bermacam-macam rumusan tentang kompetensi guru telah dikemukakan oleh para ahli. Raths   (1964), mengemukakan 12 kompetensi guru yang dikembangkan oleh guru, yaitu:
1.    Explaining, informing, showing how
2.    Instianting, directing, and administering
3.    Unifying the group
4.    Giving security
5.    Claclarifyng attitude, beliefs
6.    Diagnosing learning problem
7.    Making kurikulum meterials
8.    Evaluating, recording, reporting
9.    Enriching community activies
10.    Organizing and arranging classrum
11.    Participating in school activies
12.    Partisipatig  in professional and civic life

    Rumusan lain tentang kompetensi guru juga dikemukakan oleh para ahli. Sabertian  (1994), mengemukakan enam kompetensi guru yang dikembangkan oleh California Council On Teacher Education, keenam kompetensi tersebut adalah:
1.    Mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan belajar siswa.
2.    Membimbing siswa agar mereka mengerti diri mereka sendiri.
3.    Menolong siswa mengerti dan mewujudkan nilai-nilai budhaya bangsa sendiri.
4.    Berpartisipasi secara efektif dalam segala kegiatan sekolah.
5.    Membantu memelihara hubungan antara sekolah dan masyarakat.
6.    Bekerja atas dasar tingkat profesional.

Selain dengan tiga kelompok kompetensi yang dikemukakan oleh Depdikbud, Syah (1999), juga mengemukakan tiga macam kelompok kompetensi yang harus dimiliki guru agar sukses dalam tugasnya. Ketiga macam kelompok kompetensi ini adalah:
a.    Kompetensi Kognitif (kecakapan ranah cipta)
Kompetensi ranah cipta ini, menurut Syah (1999), merupakan kompetensi utama yang wajib harus dimiliki oleh setiap guru yang profesional. Keterampilan ranah cipta ini meliputi dua katagori keterampilan, yaitu :
1.    Kategori pengetahuan kependidikan umum, yang meliputi ilmu pandidikan, ilmu psikologi pendidikan, administrasi pendidikan, dan bimbingan konseling dan pengetahuan kependidikan khusus, meliputi metode mengajar, metode khusus pengajaran materi tertentu dan teknik evaluasi.
2.    Kategori pengetahuan bidang studi, yaitu menguasai materi-materi dari mata pelajaran yang akan diajarkan kepada siswanya. Penguasaan guru akan materi-materi yang akan diajarkan mutlak diperlukan. Dan seyogyanya penguasaan materi tersebut dikaitkan langsung dengan pengetahuan khusus terutama tentang metode khusus dan praktek keguruan.
b.    Kompetensi Afektif (kecakapan ranah rasa)
Kompetensi ranah afektif ini, menurut syah (1999), meliputi seluruh fenomena perasaan dan emosi seperti cinta, benci, senang, sedih, dan sikap-sikap tertantu kepada diri sendiri dan orang lain. Sikap dan perasaan diri ini meliputi :
1.    Self-Concept dan self-esteem (konsep diri dan harga diri). Guru yang efektif adalah guru yang memiliki Self-Concept dan self-esteem tinggi.
2.    Self-efficacy dan contextual efficacy (efikasi diri dan efikasi kontekstual guru) efikasi guru adalah keyakinan guru terhadap keefektifan kemampuannya sendiri dalam membangkitkan gairah dan kegiatan para siswanya. Sedangkan efikasi kontekstual atau efikasi mengajar adalah keyakinan guru terhadap kemampuannya sendiri dalam membangkitkan gairah dan kegiatan para siswanya. Sedangkan efikasi kontekstual atau efikasi mengajar adalah keyakinan guru terhadap kemampuannya sebagai pengajar profesional dalam menyajikan materi didepan kelas dan juga dalam mendayagunakan keterbatasan ruang dan waktu serta peralatan yang berhubungan dengan proses belajar mengajar.
3.    Attitude of self-accepiance and others acceplance (sikap terhadap penerimaan diri sendiri dan orang lain). Guru yang efektif adalah guru yang mempunyai sikap penerimaan atau sikap positif terhadap diri sendiri. Dengan sikap penerimaan dan sikap positif terhadap diri sendiri, maka akan mudah bagi guru untuk bersikap positif, dan bisa memahami dan bisa menerima orang lain, khususnya anak didiknya.
c.    Kompetensi Psikomotor (kecakapan ranah karsa)
Menurut Syah (1999), kompetensi psikomotor guru meliputi segala keterampilan atau kecakapan yang bersifat jasmaniah yang berhubungan dengan pelaksanaan tugasnya sebagai guru. Secara garis besar, kompetensi ranah karsa ini meliputi :
1.    Kecakapan fisik umum, seperti : duduk, berdiri, berjalan, berjabat tangan dan sebagainya yang berhubungan langsung dengan aktifitas mengajar.
2.    Kecakapan fisik khusus, seperti : keterampilan ekspresi verbal (berbicara) dan non verbal (contohnya : menulis, memperagakan proses terjadinya sesuatu, dan memperagakan prosedur melakukan praktis tertentu sesuai dengan perjalanan verbal).

3.    Organisasi Profesional Guru
a.    Fungsi Organisasi Profesional Keguruan
Sebagai telah disebutkan bahwa salah satu kriteria jabatan profesional adalah jabatan profesi harus mempunyai wadah untuk mnyatukan gerak langkah untuk mengendalikan keseluruhan profesi, yakni organisasi profesi. Bagi guru-guru di negara kita, wadah ini telah ada yakni Persatuan Guru Republik Indonesia, lebih dikenal dengan singkatan PGRI. Didirikan di Surakarta tanggal 25 November 1945. Salah satu tujuan dari PGRI adalah mempertinggi kesadaran, sikap, mutu, dan kegiatan profesi guru serta meningkatkan kesejahteraan mereka (Basuni,1986) selain itu basuni juga menguraikan misi utama PGRI yaitu:
1.    Misi politis,/ideologis
2.    Misi persatuan/organisatoris
3.    Misi profesi
4.    Misi kesejahteraan

b.    Jenis-jenis organisasi keguruan
Disamping PGRI sebagai satu-satunya organisasi guru-guru sekolah yang diakui pemerintah saat ini, ada organisasi sekolah yang disebut Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), yang didirikan atas anjuran pejabat-pejabat pada Departemen Pendidikan Nasional. Selain dari pada organisasi tersebut juga ada organisasi resmi di bidang pendidikan, yakni Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) yang saat ini mempunyai devisi-devisi, antara lain Asosiasi Bimbingan Dan Konseling Indonesia (ABKIN), Himpunan Administrasi Pendidikan Indonesia (HISAPIN), Himpunan Sarjana Bahasa Indonesia (HSPBI) dan lain-lain.

4.    Kode Etik Guru
a.    Pengertian Kode Etik
Setiap profesi mempunyai kode etik, guru sebagai jabatan profesi juga mempunyai kode etik. Sama halnya dengan kata profesi, penafsiran tentang kode etik juga belum memiliki pengertian yang sama.
Kode etik suatu profesi adalah norma-norma yang harus diindahkan oleh setiap anggota profesi dalam melaksanakan tugas profesinya dan dalam hidupnya dimasyarakat. Norma-norma tersebut memberikan petunjuk bagi anggota profesi tantang bagaimana mereka melaksanakan profesinya, dan larangan-larangan, yaitu ketentuan-ketentuan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh diperbuat atau dilaksanakan oleh mereka tidak saja dalam melaksanakan tugas profesi mereka, melainkan juga menyangkut tingkah laku mereka pada umumnya dalam pergaulan sehari-hari di masyarakat

b.    Tujuan Kode Etik
Menurut Hermawan (1989) tujuan adanya kode etik adalah sebagai berikut:
1.    Untuk menjunjung tinggi martabat profesi.
2.    Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggotanya.
3.    Untuk meningkatkan pengabdian para anggota profesi.
4.    Untuk meningkatkan mutu profesi.
5.    Untuk meningkatkan mutu organisasi profesi.

c.    Sanksi Pelanggaran Kode Etik
Sanksi yang didapat oleh sesorag yang melanggar kode adalah sanksi moral yang berupa celaan dari rekan-rekannya, dan sanksi yang dianggap terberat adalah si pelanggar dikeluarkan dari organisasi profesi
Kode Etik Guru Indonesia
    Persatuan Guru Republik Indonesia menyadari bahwa Pendidikan adalah merupakan suatu bidang Pengabdian terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Bangsa dan Tanah Air serta kemanusiaan pada umumnya. Guru Indonesia yang berjiwa Pancasila dan Undang –Undang Dasar 1945 . Maka Guru Indonesia terpanggil untuk menunaikan karyanya sebagai Guru dengan mempedomani dasar –dasar sebagai berikut :
1.    Guru berbakti membimbing anak didik seutuhnya untuk membentuk manusia pembangun yang berjiwa Pancasila
2.    Guru memiliki kejujuran Profesional dalam menerapkan Kurikulum sesuai dengan kebutuhan anak didik masing –masing .
3.    Guru mengadakan komunikasi terutama dalam memperoleh informasi tentang anak didik , tetapi menghindarkan diri dari segala bentuk penyalahgunaan .
4.    Guru menciptakan suasana kehidupan sekolah dan memelihara hubungan dengan orang tua murid sebaik –baiknya bagi kepentingan anak didik
5.    Guru memelihara hubungan dengan masyarakat disekitar sekolahnya maupun masyarakat yang luas untuk kepentingan pendidikan .
6.    Guru secara sendiri – sendiri dan atau bersama – sama berusaha mengembangkan dan meningkatkan mutu Profesinya .
7.    Guru menciptakan dan memelihara hubungan antara sesama guru baik berdasarkan lingkungan maupun didalam hubungan keseluruhan .
8.    Guru bersama –sama memelihara membina dan meningkatkan mutu Organisasi Guru Profesional sebagai sarana pengapdiannya.
9.    Guru melaksanakan segala ketentuan yang merupakan kebijaksanaan Pemerintah dalam bidang Pendidikan.

5.    Sasaran Sikap Professional Guru
    Guru merupakan pendidik yang profesional mempunyai citra yang baik di masyarakat apabila dapat menunjukkan kepada masyarakat apabila ia layak menjadi panutan atau teladan bagi masyarakat sekelilingnya. Masyarakat terutama akan melihat sikap dan perbuatan guru itu sehari-hari, apakah patut diteladani atau tidak. Bagaimana guru meningkatkan pelayanannya dan pengetahuannya, memberi arahan dan dorongan kepada anak didiknya, dan bahkan bagaimana cara guru berpakaian, bergaul dengan siswa, teman-temannya, serta anggota masyarakat, serta menjadi perhatian masyarakat.
    Walaupun segala peilaku guru selalu diperhatikan oleh masyarakat, tetapi yang akan dibicarakan dalam bagian ini adalah khusus prilaku guru yang berhubungan daengan profesinya. Hal ini berhubungan denga bagaimana polah tingkah laku guru dalam memahami, menghayati, serta mengamalkan sikap kemampuan dan sikap profesionalnya. Yakni sikap sikap profesional keguruan terhadap :
1.    Sikap terhadap peratuan perundang-undangan
Pada butir 9 kode etik guru Indonesia disebutkan bahwa: Guru melakanakan segala kebijakan pemerintuah untuk bidang pendidikan.” Kebijakan pendidikan di Negara kita dipegang oleh pemerintah, dalam hal ini oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.denga mengeluarkan ketentuan – ketentuan dan peraturan perauran yang merupakan kebijakan yang akan dilaksanakan oleh apratnya.
2.    Sikap terhadap orgaisasi profesi
Guru bersama – sama memelihara dan meningkatkan mutu organisasi PGRI sebagai sarana perjuangan dan pengabdian. PGRI sebagai organisasi profesi memerlukan pembinaan agar lebih berdaya guna dan berhasil sebagai wadah untuk membawakan misi dan memantapkan profesi guru. Maka dari itu setiap orang harus memberikan waktu sebagiannya untuk kepentingan pembinaan profesinya dan semua waktu dan tenaga yang diberikan oleh para anggota ini dikoordinasikan oleh para pejabat organisasi tersebut, sehingga pemanfaatannya mnjadi efektif dan efisien
3.    Sikap terhadap teman sejawat
Dalam ayat 7 kode etik gutu disebutkan bahwa guru memelihara hubungan seprofesi, semangat kekeluargaan, dan kesetiakawanan social. Itu berarti guru hendaknya kerja dan hendanya menciptakan dan memelihara semangat kekeluargaan didalam maupun diluar sekolah.
4.    Sikap terhadap anak didik
Telah dijelaskan bahwa guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya yang berjiwa Pancasila. Tujuan pendidikan nasional dengan jelas dapat dibaca dalam UU No. 2/2989 tentang Sistem Pendidikan Nasional yakni membentuk manusia Indonesia seutuhnya yang berjiwa Pancasila
5.    Sikap terhadap tempat kerja
Suasana yang harmonis disekolah tidak akan terjadi bila personal yang terlibat didalamnya tidak menjalin hubungan yang baik diantara sesamanya. Penciptaan suasana kerja menantang harus dilengkapi denagn terjalinnya hubungan yang baik denagn orang tua dan masyarakat sekitarnya. Ini dimaksudnya untuk membina peras serta rasa tanggung jawab bersama terhadap pendidikan
6.    Sikap terhadap pemimpin
Dalam kerja sama yang dituntut pemimpin tersebut diberikan berupaya tuntutan akan kepatuhan dalam melaksanakan arahan dan petunjuk yang diberikan mereka. Kerja sama jugadapat diberikan dalam bentuk usulan dan kritis yang membangun demi pencapaian tujuan yang telah digariskan bahwa sikap seorang guru terhadap pemimpin harus positif, dalam pengertian harus bekerja sama dalam mensukseskan program yang sudah disepakati, baik di sekolah maupun diluar sekolah.
7.    Sikap terhadap pekerjaan
Kode etik 6 dituntut guru baik secara pribadi maupun secara kelompok untuk meningkatkan mutu pribadi maupun kelompok untuk selalu meningkatkan mutu dan martabat profesinya. Profesi guru berhubungan denagn anak didik yang mempunyai persamaan dan perbedaan yang melayaninya harus memerlukan kesabaran dan ketelatenan yang tinggi, terutama bila berhubungan denagn peserta didik yang masih kecil.

Rabu, 20 Juni 2012

Jadwal Euro 2012

Babak Penyisihan Grup
Grup A: Polandia, Yunani, Republik Ceska, dan Rusia

No Tanggal Laga Jam
1 Jumat, 08 Juni 2012 Polandia vs Yunani 23.00 WIB
2 Sabtu, 09 Juni 2012 Rusia vs Rep.Ceko 01.45 WIB
3 Selasa, 12 Juni 2012 Yunani vs Rep.Ceko 23.00 WIB
4 Rabu, 13 Juni 2012 Polandia vs Rusia 01.45 WIB
5 Minggu, 17 Juni 2012 Rep.Ceko vs Polandia 01.45 WIB
6 Minggu, 17 Juni 2012 Yunani vs Rusia01.45 WIB

Grup B: Belanda, Denmark, Jerman, dan Portugal

No Tanggal Laga Jam
1 Sabtu, 09 Juni 2012 Belanda vs Denmark 23.00 WIB
2 Minggu, 10 Juni 2012 Jerman vs Portugal 01.45 WIB
3 Rabu, 13 Juni 2012 Denmark vs Portugal 23.00 WIB
4 Kamis, 14 Juni 2012 Belanda vs Jerman 01.45 WIB
5 Senin, 18 Juni 2012 Portugal vs Belanda 01.45 WIB
6 Senin, 18 Juni 2012 Denmark vs Jerman 01.45 WIB
Grup C: Spanyol, Italia, Republik Irlandia, dan Kroasia

No Tanggal Laga Jam
1 Minggu, 10 Juni 2012 Spanyol vs Italia 23.00 WIB
2 Senin, 11 Juni 2012 Irlandia vs Kroasia 01.45 WIB
3 Kamis, 14 Juni 2012 Italia vs Kroasia 23.00 WIB
4 Jumat, 15 Juni 2012  Spanyol vs Irlandia 01.45 WIB
5 Selasa, 19 Juni 2012  Kroasia vs Spanyol 01.45 WIB
6 Selasa, 19 Juni 2012 Italia vs Irlandia 01.45 WIB
Grup D: Prancis, Ukraina, Swedia, dan Inggris

No Tanggal Laga Jam
1 Senin, 11 Juni 2012  Prancis vs Inggris 23.00 WIB
2 Selasa, 12 Juni 2012 Ukraina vs Swedia 01.45 WIB
3 Jumat, 15 Juni 2012 Swedia vs Inggris 23.00 WIB
4 Sabtu, 16 Juni 2012 Ukraina vs Prancis 01.45 WIB
5 Rabu, 20 Juni 2012 Inggris vs Ukraina 01.45 WIB
6 Rabu, 20 Juni 2012 Swedia vs Prancis 01.45 WIB
'Perempat Final
No Tanggal Laga Jam
A Kamis, 21 Juni 2012 Juara Grup A vs Runner-up Grup B 01.45 WIB
B Jumat, 22 Juni 2012 Juara Grup B vs Runner-up Grup A 01.45 WIB
C Sabtu, 23 Juni 2012  Juara Grup C vs Runner-up Grup D 01.45 WIB
D Minggu, 24 Juni 2012  Juara Grup D vs Runner-up Grup C 01.45 WIB

Semifinal
No Tanggal Laga Jam
1 Rabu, 27 Juni 2012 Pemenang A vs Pemenang B 01.45 WIB
2 Kamis, 28 Juni 2012 Pemenang C vs Pemenang D 01.45 WIB

Final
No Tanggal Laga Jam

Minggu, 1 Juli 2012 Pemenang 1 vs Pemenang 2 01.45 WIB

Rabu, 30 Mei 2012

Negara-negara di Benua Asia, Amerika, Afrika, Eropa dan Australia


Berikut adalah daftar Negara-Negara di Benua Asia, Amerika, Afrika, Eropa, Australia, semoga bisa membantu bagi yang membutuhkan.
Kawasan
Nama Negara
Luas (km²)
Ibukota
Bentuk Pemerintahan
Mata Uang
Bahasa
Asia Barat
Afghanistan
650.090
Kabul
Republik Islam
Afghani
Pastho/Persi

2.331.000
Riyadh
Kerajaan Islam
Rial
Arab

Bahrain
659
Manama
Kesultanan/Emir
Dinar
Arab

Irak
445.480
Bagdad
Republik
Dinar
Arab

Iran
1.647.740
Teheran
Republik Islam
Rial Iran
Farsi

Israel
20.720
Tel Aviv
Republik
Shekel
Ibrani/Yahudi

Kuwait
16.058
Kuwait
Kesultanan/Emir
Dinar
Arab

Lebanon
10.360
Beirut
Republik
Pound
Arab

Oman
212.380
Muscat
Kesultanan/Emir
Rial
Arab

Palestina
*)
Jerusalem
Republik
Dinar Yordania
Arab

Qatar
11.437
Doha
Kesultanan/Emir
Rial
Arab

Siprus
9.251
Nikosia
Republik
Pound
Turki, Yunani

Suriah
186.480
Damaskus
Republik
Pound
Arab

Turki
766.640
Ankara
Republik
Lira Turki
Turki

Uni Emirat Arab
82.880
Abu Dhabi
Kesultanan/Emir
Dirham
Arab

Yaman
194.250
Sana
Republik
Rial
Arab

Yordania
96.089
Aman
Konstitusi Kerajaan
Dinar
Arab
Asia
Bangladesh
143.998
Dakka
Parlementer
Taka
Benggali
Selatan
Bhutan
46.600
Thimphu
Kerajaan
Ngultrum
Dzongkha

India
3.316.500
New Delhi
Republik
Rupee
Hindi, Inggris

Maladewa
298
Male
Republik
Rupee
Divehi

Nepal
141.400
Katmandu
Kerajaan Hindu
Rupee
Nepali

Pakistan
803.000
Islamabad
Republik Islam
Rupee
Urdu, Inggris

Sri Lanka
65.000
Kolombo
Republik
Rupee
Sinhala
Asia
5.765
Bandar Seri Begawan
Kerajaan Islam
Dollar Brunei
Melayu
Tenggara
400.440
Manila
Republik
Peso
Philipino,Inggris

1.906.240
Rupiah
Indonesia

181.300
Phnom Penh
Konstitusi Kerajaan
Riel
Khmer

Laos
236.804
Vientiane
Republik
Kip
Lao

332.370
Kuala Lumpur
Republik Federal
Ringgit
Malaysia

Myanmar
678.036
Yangoon
Republik Sosialis
Kyat
Burma

583
Singapura
Republik
Dollar Singapura
Melayu, Inggris

512.820
Bangkok
Konstitusi Kerajaan
Bath
Thai

Timor Leste
14.615
Dilli
Republik
Dollar AS**)
Tetun, Indonesia

329.707
Hanoi
Republik Sosialis
Dong
Vietnam
Asia
Armenia
29.800
Jerevan
Republik
Dram
Armenia, Azeri
Tengah
Azerbaijan
86.600
Baku
Republik
Manat
Aseri, Rusia

Kazakhstan
2.717.300
Alma Ata
Parlementer
Tenge
Kazakhstan, Rusia

Kirgystan
198.500
Bishkek
Parlementer
Rubel
Kirgistan

Tajikistan
143.100
Duschanbe
Republik
Rouble
Tajikistan, Rusia

Turkmenistan
488.100
Aschabad
Republik
Manat
Turkmenistan, Rusia

Uzbekistan
447.400
Taschkent
Republik
Som
Uzbekistan
Asia
370.370
Tokyo
Konstitusi Kerajaan
Yen
Jepang
Timur
Korea Selatan
98.400
Seoul
Republik
Won
Korea

Korea Utara
121.730
Pyongyang
Republik
Won
Korea

Mongolia
1.564.610
Ulan Bator
Republik
Tughrik
Mongolia

RRC
9.600.000
Beijing
Republik
Yuan
Cina Mandarin

Taiwan
32.260
Taipei/Taipeh
Republik
Dollar Taiwan
Cina Mandarin
Amerika
9.363.396
Washington DC
Republik Federasi
Dollar Amerika
Inggris
Utara
Kanada
9.971.500
Ottawa
Konstitusi Kerajaan
Dollar Kanada
Inggris
Amerika
Belize
22.965
Belmopan
Parlementer
Dollar
Inggris
Tengah
Dominika
790
Rosseau
Republik
Dollar
Inggris
(termasuk
El Savador
21.400
San Salvador
Republik
Colon
Inggris
Kepulauan
Grenada
344
St. George’s
Persemakmuran
Dollar
Inggris, Prancis
Karibia)
Guatemala
108.880
Guatemala
Republik
Quetzal
Spanyol

Haiti
27.713
Port-au-Prince
Republik
Gourde
Prancis

Honduras
112.150
Tegucigalpa
Republik
Lempira
Spanyol, Inggris

Kep. Bahama
13.939
Nassau
Persemakmuran
Dollar Bahama
Inggris

Kosta Rika
56.539
San Jose
Republik
Colon
Spanyol, Inggris

Kuba
114.478
Havana
Republik
Peso
Spanyol

Meksiko
1.978.800
Meksiko City
Republik
Peso
Spanyol

Nikaragua
147.900
Managua
Republik
Cordoba
Spanyol, Inggris

Panama
75.650
Panama
Republik
Balboa
Spanyol

Puerto Rico
9.104
San Juan
Persemakmuran
Dollar
Inggris

Rep. Dominika
48.692
Santo Domingo
Republik
Peso
Spanyol

Saint Lucia
616
Castries
Persemakmuran
Dollar Karibia
Inggris, Pato

St. Vincent & Grenadines
389
Kingstown
Persemakmuran
Dollar Karibia
Inggris

Trinidad and Tobago
5.128
Port of Spain
Republik
Dollar
Inggris
Amerika
Argentina
2.771.300
Buenos Aires
Republik
Peso
Spanyol
Selatan
Bolivia
1.098.581
Sucre
Republik
Peso
Spanyol

Brasil
8.511.957
Brazilia
Republik Federasi
Real
Portugis

Cile
740.740
Santiago
Republik
Peso
Spanyol

Ekuador
274.540
Quito
Republik
Sucre
Spanyol

Guyana
214.970
George Town
Republik
Dollar
Quechuan Inggris

Guyana Prancis
90.909
Cayenne
Persemakmuran
Franc
Prancis, Inggris

Paraguay
406.725
Assuncian
Republik
Guarani
Spanyol, Inggris

Peru
1.284.640
Lima
Republik
Nuevo Sole
Spanyol

Suriname
142.709
Paramaribo
Republik
Gulden
Belanda

Uruguay
186.998
Montevidio
Republik
Peso Baru
Spanyol

Venezuela
911.680
Caracas
Republik
Bolivar
Spanyol
Afrika Barat
Benin
112.622
Porto Novo
Republik
Franc CFA
Prancis

Burkina Faso
274.200
Ougadougou
Republik
Franc CFA
Prancis

Gambia
11.295
Banjul
Persemakmuran
Dalasi
Inggris

Ghana
238.537
Accra
Republik
Cedi
Inggris

Guinea
246.048
Conakry
Republik
Franc Guinea
Prancis

Guinea Bissau
36.125
Bissau
Republik
Peso Guinea B
Portugis

Liberia
111.370
Monrovia
Republik
Dollar Liberia
Inggris

Mali
1.240.192
Bamako
Republik
Franc CFA
Prancis

Mauritania
1.029.920
Nouakchott
Republik Islam
Ouguija
Arab

Nigeria
923.768
Abuja
Republik
Naira
Inggris

Pantai Gading
322.462
Yamoussoukro
Republik
Franc CFA
Prancis

Senegal
196.790
Dakar
Republik
Franc CFA
Prancis

Sierra Leone
71.740
Freetown
Republik
Leone
Inggris

Tanjung Verde
4.040
Praira
Republik
Escudo
Creole, Portugis

Togo
56.790
Lome
Republik
Franc CFA
Prancis
Afrika
Afrika Selatan
1.134.100
Pretoria
Republik
Rand
Inggris
Selatan
Bostwana
581.730
Gaborone
Persemakmuran
Pula
Inggris

Lesotho
30.355
Maseru
Persemakmuran
Loti
Lesotho, Inggris

Namibia
824.292
Windhoek
Republik
Dollar Namibia
Inggris

Swaziland
17.363
Mbabane
Kerajaan
Lilangeni
Inggris, Siswati

Zimbabwe
390.759
Harare
Persemakmuran
Dollar Zimbabwe
Inggris
AfrikaTimur
Burundi
27.834
Bujumbura
Republik
Franc Burundi
Prancis, Rundi

Eritrea
93.679
Asmara
Republik
Nakfa
Tigrinya

Ethiopia
1.251.282
Addis Ababa
Republik
Birr Etiopia
Amharic

Djibouti
23.200
Djibauti
Republik
Franc Jibouti
Arab

Kenya
580.367
Nairobi
Republik
Shilling Kenya
Inggris, Swahili

Komoro
1.862
Moroni
Republik Federasi
Franc Komoro
Arab, Prancis

Malagasi
587.041
Antananarivo
Republik
Franc Malagasi
Malagasi

Malawi
118.484
Lilongwe
Republik
Kwacha
Inggris, Chichewa

Mauritius
1.865
Port Louis
Persemakmuran
Rupee Mauritius
Inggris

Mozambik
799.380
Maputo
Republik
Metical
Portugis

Rwanda
26.338
Kigali
Republik
Franc Rwanda
Prancis, Rwanda

Seychelles
455
Victoria
Republik
Rupee Seychelles
Creole

Somalia
637.357
Mogadishu
Republik
Shilling Somali
Somali, Arab

Tanzania
945.087
Dodoma
Republik
Shilling Tanzania
Swahili, Inggris

Uganda
241.038
Kampala
Republik
Shilling Uganda
Inggris
Angola
1.245.790
Luanda
Republik
New Kwanza
Portugis
Tengah
Gabon
267.667
Libreville
Republik
Franc CFA
Prancis

Kamerun
475.442
Yaounde
Republik
Franc CFA
Prancis, Inggris

Kongo
341.945
Brazzaville
Republik
Franc CFA
Prancis

Afrika Tengah
625.000
Bangui
Republik
Franc CFA
Prancis

Saotome & Principe
1.001
Sao Tome
Republik Demokrat
Dobra
Portugis

Zaire
2.234.585
Kinshasa
Republik
Zaire
Prancis

Zambia
752.613
Lusaka
Persemakmuran
Kwacha
Inggris
Afrika Utara
Aljazair
2.460.500
Aljir
Republik Demokrat
Dinar Aljazair
Arab

Chad
1.284.640
N’Djamena
Republik
Franc CFA
Arab, Prancis

Libia
1.758.610
Tripoli
Republik
Dinar Libia
Arab

Maroko
409.200
Rabat
Kerajaan
Dirham Maroko
Arab

Mesir
1.001.449
Kairo
Republik
Pound Mesir
Arab

Niger
1.267.000
Niamey
Republik
Franc CFA
Prancis

Sahara Barat
252.126
Al Aainun
DKM *)
Dirham Maroko
Arab

Tunisia
164.150
Tunis
Republik
Dinar Tunisia
Arab
Eropa
Belanda
33.929
Amsterdam
Kerajaan
Golden *)
Belanda
Barat
Belgia
30.540
Brussel
Kerajaan
Franc Belgia *)
Belanda

Inggris
244.755
London
Kerajaan
Poundsterling
Inggris

Irlandia
70.282
Dublin
Republik
Pound Irlandia *)
Irish, Inggris

357.868
Berlin
Republik Federasi
Deutsche Mark *)
Jerman

Luksemburg
2.586
Luksemburg
Kerajaan
Franc Luksemburg *)
Prancis, Jerman

Prancis
551.000
Paris
Republik
Franc Prancis *)
Prancis
Austria
83.854
Wina
Republik
Schilling *)
Jerman
Tengah
Ceko
78.864
Praha
Republik
Coruna
Czech

Hungaria
93.033
Budhapest
Republik
Forint
Hungaria

Polandia
312.683
Warsawa
Republik
Zloty
Polish

Slovakia
49.035
Bratislava
Republik
Slovak Crown
Slovak

Swiss
41.228
Bern
Konfederasi
Franc Swiss
Jerman, Prancis
Eropa
Albania
28.747
Tirana
Republik
Lek
Albanian
Selatan
Andorra
453
Andorra la Vella
Negara Independent
Franc Prancis
Catalan

Bosnia
51.129
Sarajevo
Republik
Dinar
Serbo-Croat

Italia
301.255
Roma
Republik
Lira Italia *)
Italian

Kroasia
56.538
Zagreb
Republik
Dinar Kroasia
Kroasia, Serbia

Macedonia
25.713
Skopje
Republik
Dinar
Macedonia

Monaco
1,95
Monaco
Principallty
Franc Prancis
Prancis

Portugal
91.630
Lisbon
Republik
Escudo *)
Portugis

San Marino
61
San Marino
Republik
Lira Italia
Italia

Slovenia
20.251
Ljubljana
Republik
Slovene Tolar
Slovene

Spanyol
504.750
Madrid
Kerajaan
Peseta *)
Spanyol

Vatikan
44
Vatikan
Kepausan
Lira Italia
Latin, Italia

Yunani
131.957
Athena
Republik
Drachma *)
Yunani
Eropa
Belarusia
207.600
Minsk
Republik
Rouble Belarusia
Belarusian
Timur
Bulgaria
110.912
Sofia
Republik
Lev
Bulgaria, Turki

Estonia
45.100
Tallin
Republik
Kroon
Estonian

Georgia
66.700
Tbilisi
Republik
Rouble
Georgian

Latvia
64.600
Riga
Republik
Lat
Latvia

Lithuania
65.200
Vilnius
Republik
Litas
Lithuania

Moldova
33.700
Kishinau
Republik
Leu
Moldova

Rumania
237.500
Bucharest
Republik
Leu
Rumania

Rusia **)
17.075.000
Moskwa
Republik
Rubel
Rusia

Ukraina
603.700
Kiev
Republik
Hryvna
Ukraina
Eropa
Denmark
43.076
Kopenhagen
Kerajaan
Krona Danish
Danish
Utara
Finlandia
338.145
Helsinski
Republik
Markka *)
Finnish, Swedia

Islandia
103.000
Reykjavik
Republik
Kronur
Icelandic

Norwegia
328.895
Oslo
Kerajaan
Krone Norwegia
Norwegia

Swedia
411.479
Stockholm
Kerajaan
Krona Swedia
Swedia
New South Wales
801.600
Sidney




Victoria
227.600
Melbourne



Queensland
1.727.200
Brisbane




Australia Barat
2.525.500
Perth




Australia Selatan
984.000
Adelaide




Tasmania
67.800
Hobart




Wilayah Australia Utara
1.346.200
Darwin




Wilayah Ibukota Australia
2.400
Canberra